Pembuatan bom buatan sendiri menghadirkan masalah karena sulit dilacak dan dicegah. Namun, Institut Fraunhofer Jerman untuk Fisika Solid State Terapan IAF berusaha menghentikannya.

Lembaga ini sedang mengembangkan teknologi laser pencitraan yang akan membantu menunjukkan dengan tepat bahwa penggunaan "zat berbahaya" yang digunakan selama produksi bahan peledak dan improvisasi alat peledak (IED), menurut rilis.

Untuk menjaga tingkat alarm palsu serendah mungkin, teknologi sensor yang berbeda untuk lokalisasi awal dan tepat pembuatan bom ilegal diimplementasikan. Sensor ditempatkan di lokasi yang berbeda seperti di gedung apartemen atau di selokan. Dengan demikian limbah yang dihasilkan selama pembuatan bahan peledak dan bom dapat dideteksi sejak dini.

Di pusat komando, data dari semua sensor dikumpulkan dan dianalisis secara otomatis. Hasil yang mencurigakan memicu alarm. Dengan bantuan teknik pengukuran berbasis laser, pasukan keamanan kemudian dapat melokalkan bengkel bom dari kejauhan. Sistem laser inframerah Fraunhofer IAF di Freiburg mengevaluasi data dari pengukuran spektroskopi secara langsung dan menunjukkan hasilnya pada monitor.

Proyek EMPHASIS (Pencarian Bahan Peledak Tersembunyi Agile dan Sistem Intelijen) masih dalam tahap awal, tetapi tujuannya adalah untuk mendeteksi pembuatan bom ilegal pada tahap sedini mungkin.